Info Bekasi Online

Tim Medis Covid-19

Penyebaran virus corona sangat cepat hingga hari ini pasien dan korban dari wabah penyakit mematikan ini semakin bertambah, hingga te...

Saturday, February 29, 2020

Zip Github Link Download


Zip Download . https://github-media-downloads.s3.amazonaws.com/GitHub-Mark.zip " ; sha256 = " 11znjcl0kwvws0wk600hlhq5z0mp7a0234zwryn20x6ib8qqb9v9 " ; };

Jalan Warung Satu- Tambelang Rawan Begal


Dihimbau kepada para warga dan masyarakat yang sering bepergian dan pulang malam atar selalu berhati-hati dan waspada terlebih jika melintasi wilayah- wilayah yang disinyalir rawan terutama di di lintasan ini. Telah terjadi perakpasan kendwrwan bemotor pada malam hari di wilayah lintasan tersebut, untuk menghindari kejadian yang sama sebaiknya agar selalu waspada dan berhati-hati. Sebaiknya demi keamanan para pengguna jalan di harapkan di usahakan agar tidak nelintasi jalan-jalan yang rawan pembegslan pada malam hari. Warga kp. Bulak mangga Ds: Suka Asih Kec: Sukatani Telah menjadi korban korban pembegalan di jalan warung bingung, kejadian tadi malam sekitar jam 1 kurang lebih. Di lintasan tersebut memang disinyalir sering terjadi perampasan kendaraan bermotor pada malam hari terutama pada tengah malam, di karenakan memang jalan yang sepi pada tengah malam, kurangnya penerangan lampu jalan dan juga wilayah tersebut masih jarang penduduk, dengan kondisi demikian maka tempat tersebut dijadikan wilayah operasi bagi para pembegal kendaraan. Info: Penguna medsos dan grup

Sunday, February 23, 2020

Perdagangan Kucing di Pasar Tomohon Extreem

PERDAGANGAN KUCING بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العلمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله وصحبه اجمعين. اما بعد Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du, Sebagian ulama melarang jual beli kucing, bahkan mengharamkannya. Ini merupakan pendapat Zahiriyah dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad. Ibnul Mundzir menyebutkan, bahwa pendapat ini diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Diantara hadis yang mendukung pendapat ini adalah hadis dari Abu Az-Zubair, bahwa beliau pernah bertanya kepada Jabir tentang hukum uang hasil penjualan anjing dan Sinnur. Lalu sahabat Jabir Radhiyallahu ‘anhu mengatakan, زَجَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras hal itu. (HR. Muslim 1569). Dalam riwayat lain dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan, نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ وَالسِّنَّوْرِ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang makan uang hasil penjualan anjing dan sinnur. (HR. Abu Daud 3479, Turmudzi 1279, dan dishahihkan al-Albani). Sinnur artinya kucing. As-Syaukani mengatakan, فيه دليل على تحريم بيع الهر وبه قال أبو هريرة ومجاهد وجابر وابن زيد حكى ذلك عنهم ابن المنذر وحكاه المنذري أيضا عن طاوس وذهب الجمهور إلى جواز بيعه Dalam hadis ini terdapat dalil haramnya menjual kucing dan ini merupakan pendapat Abu Hurairah, Mujahid, Jabir, dan Ibnu Zaid. Sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Mundzir. Kemudian al-Mundziri menyebutkan bahwa ini juga pendapat Thawus. Sementara itu, mayoritas ulama berpendapat, boleh melakukan jual beli kucing. Para ulama yang membolehkan jual beli kucing beralasan, bahwa hadis di atas statusnya dhaif. Namun menilai hadis di atas dhaif adalah penilaian yang tidak bisa diterima. Ketika membahas tentang hadis yang melarang jual beli kucing, An-Nawawi mengatakan, وأما ما ذكره الخطابي وابن المنذر أن الحديث ضعيف فغلط منهما ، لأن الحديث في صحيح مسلم بإسناد صحيح Apa yang dinyatakan al-Khathabi dan Ibnul Mundzir bahwa hadis di atas statusnya dhaif, adalah kesalahan. Karena hadis ini ada di shahih Muslim dengan sanad yang shahih. (al-Majmu’, 9/230) Ada juga yang mengatakan bahwa larangan dalam hadis itu sifatnya makruh atau khusus untuk kucing liar. Namun ini dibantah oleh as-Syaukani. Beliau menegaskan, ولا يخفى أن هذا إخراج للنهي عن معناه الحقيقي بلا مقتض Tidak diragukan bahwa pemahaman semacam ini berarti memahami larangan dalam hadis itu dari maknanya yang haqiqi tanpa indikasi apapun. (Nailul Authar, 5/204). Al-Baihaqi mengatakan – sebagai bantahan untuk pendapat jumhur – , وقد حمله بعض أهل العلم على الهر إذا توحش فلم يقدر على تسليمه ، ومنهم من زعم أن ذلك كان في ابتداء الإسلام حين كان محكوماً بنجاسته ، ثم حين صار محكوماً بطهارة سؤره حل ثمنه ، وليس على واحد من هذين القولين دلالة بينة Sebagian ulama memahami bahwa larangan ini berlaku untuk kucing liar yang tidak bisa ditangkap. Ada juga yang mengatakan bahwa larangan ini berlaku di awal islam ketika kucing dinilai sebagai hewan najis. Kemudian setelah liur kucing dihukumi suci, boleh diperjual belikan. Namun kedua pendapat ini sama sekali tidak memiliki dalil pendukung. (Sunan al-Kubro, al-Baihaqi, 6/11 Dengan demikian hadistnya jelas dan sebagian ulama'mengharamkan perdagangan kucing.

Saturday, February 22, 2020

Kegagalan Mendidik Murid,Siapa Yang Salah.??


Sangpengembara|"Mendikbud Menyoroti Tiga Dosa Pendidikan". HangatKine . Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengungkap ada tiga dosa dalam dunia pendidikan Indonesia yang perlu segera ditangani. Dosa-dosa yang dimaksud Nadiem adalah kesalahan yang berulang kali terjadi dalam sistem pendidikan. Menurutnya, butuh pembenahan sistem untuk menghapus dosa-dosa tersebut. Dosa intoleransi, dosa kekerasan seksual, dan dosa bullying (perisakan) adalah tiga dosa yang tidak bisa diterima sama sekali dalam pendidikan. Nadiem mengakui sudah banyak aturan yang dikeluarkan merespons kejadian-kejadian itu. Namun ia merasa peraturan yang ada tidak dijalankan secara efektif sehingga belum menuai hasil maksimal. Ia juga menyatakan tidak bisa menghapus tiga dosa itu sendirian karena wewenang Mendikbud terbatas. Dia berharap ada kekompakan antarlembaga negara dalam mengatasi tiga masalah tersebut. Nadiem berjanji bakal mencari cara untuk menyetop agar ketiga dosa tadi tidak terulang lagi. Namun ia meminta waktu untuk bisa melakukannya. Nadiem juga menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya melulu fukos penguatan karakter, dan melatih namun juga harus bisa memberikan tindakan yang tegas pada setiap jenjang terhadap ketiga dosa tersebut.(cnnindonesia.com.Jum’at21/02/2020) ---- Konsep Pendidikan Ideal Islami Sebelum membahas tentang pendidikan Islam, terlebih dahulu membahas apa itu pendidikan? Menurut MJ Langeveld; “Pendidikan merupakan upaya manusia dewasa yang belum memiliki kedewasaan.” Ahmad D.Marimba, merumuskan pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan yang diberikan oleh sipendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani siterdidik menuju perkembangannya keperibadian yang utama. [2]Demikianlah dua pengertian pendidikan dari sekian banyak pengertian yang diketahui. Dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 1989, “pendidikan dirumuskan sebagai usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, mengumpulkan dan melatih bagi perannya di masa yang akan datang”. Sementara, “pendidikan dalam pengertian yang luas terkait dengan pekerjaan atau semua usaha generasi untuk pindah (melimpahkan) pengetahuannya, pengalamannya, kecakapan serta keterampilannya kepada generasi muda, sebagai upaya untuk memfasilitasi mereka agar dapat diakses melalui dialog, baik jasmaniah maupun rohaniah. [3] Pendidikan Islam ideal membentuk manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, mampu menggunakan logikanya, memfasilitasi sosial dengan baik dan bertanggung jawab. Dengan kata lain, pendidikan Islam ideal adalah membina potensi spiritual, emosional dan intelegensia secara optimal. Ketiganya terintegrasi dalam satu lingkaran. Aktifitas pendidikan Islam pada dasarnya merupakan upaya mewujudkan Islam, yaitu suatu upaya merealisasikan semangat hidup yang dijiwai oleh nilai Islami. Selanjutnya roh tersebut digunakan sebagai pedoman hidup. Spirit Islam ini berakar dalam teks-teks suci Al-Qur'an yang disampaikan Allah kepada Muhammad SAW. Sebagai Kitab Suci agama Islam, Al-Qur'an mengintroduksikan dirinya sebagai 'pemberi petunjuk bagi jalan yang lurus' (QS. 17: 19), petunjuk-petunjuknya memberikan dukungan dan kebahagiaan bagi manusia baik pribadi maupun pribadi, dan karenanya ditemukan petunjuk-petunjuk bagi manusia dalam bentuk kedua tersebut. Rosul sebagai penerima Al-Qur'an menyarankan untuk meminta petunjuk-petunjuk tersebut, menyucikan dan memintanya kepada manusia (QS 67: 3). Tujuan yang ingin dicapai dengan pembacaan, penyucian, dan pembaharuan ini adalah pengabdian kepada Allah SWT yang sesuai dengan tujuan yang diajukan manusia yang ditegaskan oleh Al-Qur'an dalam Surat Al-Dzariat 56 وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون 'Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali tujuan akhir atau hasil Semua kegiatannya sebagai pengabdian kepada-Ku '. Aktifitas yang diperbarui di sini adalah isi dari ayat 30 Surat Al-Baqarah . وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ Arti: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa-apa yang tidak kamu ketahui. Dan disebutkan dalam ayat yang lain. 'Aku ingin membuat khalifah di muka bumi' dan Surat Hud 61 ' dan Dia (Allah) menciptakan kamu (manusia) dari bumi (tanah) dan menugaskan kamu memakmurkan'. Maksud dari ayat ini, manusia yang dipercaya oleh Allah sebagai khalifah yang mendorong memakmurkan atau membangun bumi ini sesuai dengan konsep yang ditentukan oleh yang ditetapkan oleh Allah. Dasar-dasar ini dapat diumumkan sebagai tujuan pendidikan dalam Al-Qur'an adalah membina manusia dan kelompok sehingga berfungsi sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya guna membangun dunia ini sesuai dengan konsep yang dibuat oleh Allah. Dari uraian ini juga dapat dirumuskan konsep pendidikan Islam sebagai berikut: Pendidikan dalam konsepsi ajaran Islam merupakan manifestasi dari tugas kekhalifahan ummat manusia di muka bumi. Manifestasi ini akan membahas Fungsionalitas Seluruh Fenomena yang muncul dapat diberikan di batas-batas nilai moralitasnya, tugas kekhalifahan tidak dapat di luar lingkar luar nilai-nilai itu. Dan konsekuensinya, mengisyaratkan kepada manusia agar dalam proses pendidikannya harus sesuai dengan ajaran-ajaran pokok dari sang Pendidik yang paling utama dan pertama, yaitu Allah sebagai rabb al-'alamiin dan sekaligus sebagai rab an-naas . Pendidikan Islam memahami alam dan manusia sebagai ciptaan Allah, sebagai satu kesatuan, di mana manusia yang berhak terikat untuk mendayagunakan alam, tidak bisa dilepaskan dari sifat ar-rahman dan ar-rahim Allah yang mencakup sifat rubbubiyyahan- Nya. Oleh karena itu pendidikan sebagai bagian utama dari kegiatan pembinaan hidup manusia harus mengembangkan rasa mendukung dan rasa syukur yang disusun untuk Khaliq- nya. Tidak bertanggung jawab atas manusia selain Allah. Inilah sebenarnya makna tauhid yang mendasari segala aspek pendidikan Islam. Atas dasar ketauhidan ini, pendidikan Islam harus mendasarkan orientasi pada penyucian jiwa, sehingga setiap manusia mampu meningkatkan keyakinannya dari evolusi iman ke arah ikhsan yang mendasari seluruh kerja kemanusiaannya (amal sholeh). Dari orientasi pendidikan Islam ini, maka pendidikan Islam tidak ada yang membantah mengefektifkan aplikasi-aplikasi nilai-nilai agama yang dapat melibatkan transformasi nilai dan pengetahuan lengkap untuk manusia, masyarakat, dan dunia pada umunya. [4] Al-Syaibany menyatakan bahwa pendidikan Islam harus mengandung tidak-tidak dan syarat-syarat sebagai berikut: Sesuai dengan prinsip, kepercayaan dan isi sesuai dengan ruh (roh) Islam; Berkaitan dengan realitas masyarakat dan sistem sosial, ekonomi, dan politiknya; Bersifat terbuka terhadap segala pengalaman yang baik (hikmah); Pembinaannya tentang pengkajian yang terkait dengan aspek-aspek yang melingkungi; Bersifat universal dengan standar keilmuan; Pilih, pilih yang penting dan sesuai dengan agama Islam; Bebas dari pertentangan dan persanggahan antara prinsip-prinsip dan kepercayaan yang menjadi landasan; dan Proses percobaan yang sungguh-sungguh menentang pendidikan yang sehat, mendalam dan jelas. Selain itu, menurut Malik Fajar, pendidikan Islam harus memenuhi 4 Kejelasan cita-cita dengan langkah-langkah operasional di dalam mewujudkan cita-cita pendidikan Islam. Memberdayakan kelembagaan dengan menata kembali sistemnya. Memperbaiki dan Memperbaiki Manajemen. Meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).

DmSeluruh Dunia Tercengang, Muslim Uyghur Tak Tersentuh Corona


Sangpengembara|Muslim Uyghur & Virus Corona Disaat Cina dengan keangkuhan dan kesombongannya yang mengatakan; "Tak ada satu kekuatanpun yang akan mampu meruntuhkan kekuasaan Cina", pada waktu itupula kini China di buat porak-poranda oleh kekuasaan Allah yang Maha dahsyat dengan melalui mengirimkan virus corona sebagai tentara-Nya. Sekaligus untuk menjawab keteguhan para muslim Uyghur yang selalu teguh memegang keimanan serta keyakinan akan pertolongan Allah SWT melepaskan diri dari tekanan, siksaan dan kezaliman yang dilakukan oleh bangsa China tersebut. Kini tidak saja negara- negara asia yang dibuat tercengang, namun termasuk seluruh dunia merasa kagum dan tercengang karena disaat China diporak-porandakan oleh vurus Chorona tidak dengan muslim uyghur, tak seorangpun muslim uyghur terjangkit virus cirona yang sangat berbahaya tersebut. Kini seluruh dunia sadar dan meyakini, bahwa virus corona tersebut adalah sang penolong yang dikirim oleh Allah SWT untuk membebaskan penderitaan yang selama ini di alami oleh mereka. Kini muslim uyghur semakin percayadan teguh memegang keimanan kepada Alkah SWT. Sevagaimana Allah SWT Berfurman didalam AL-Qur'an: Surah Muhammad: 7-9 Keutamaan Menolong Agama Allah dan Bahaya Membenci Syariat Allah azza wajalla berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ (٧) وَالَّذِينَ كَفَرُوا فَتَعْسًا لَهُمْ وَأَضَلَّ أَعْمَالَهُمْ (٨) ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ (٩) Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian. Adapun orang-orang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menyesatkan amal-amal mereka. Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (al-Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.” (QS. Muhammad: 7-9). Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran untuk seluruh dunia agar tidak melakukan kezaliman yang sama yang seoerti telah di lakukan oleh kaum atheis dan komunis china kepada saudara-saudara muslim uyghur itu. Tanda-tanda jekuasaan Alkah yang manalagi yang engkau dustakan...

Friday, February 21, 2020

Tragedi Kegiatan Pramuka Susur Sungai Kembah Sempor Turi Sleman

Kewajiban Menuntut Ilmu


Sangpengembara|Menuntut Ilmu Dalam sebuah hadist di katakan bahwa menuntut ikmu utu sangat di wajibkan, sekalipun penuh rintangan, kepayahan bahkan sekalipun harus mengorbankan jiwa dan raga, tetap harus di tempuh. Demi untuk terlepas dari belenggu kebodohan maka jalannya adalah menuntut ilmu. Kewajiban menuntut ilmu agama itu wajib tidak terkecuali muslim laki-laki dan perempuan. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW Bersabda; طلب العلم فريضة على مل مسلم ومسلمة : Menuntut ilmu itu sangat wajib bagi muslim laki- laki dan perempuan. Indeks detikNews Berita Inilah Hadits-hadits Tentang Menuntut Ilmu itu Wajib Abdul Jalil - detikNews Rabu, 09 Okt 2019 06:28 WIB Ilustrasi hadits-hadits tentang menuntut ilmu (Foto: iStock) Jakarta - Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi muslim laki-laki mau pun perempuan. Demikian disarikan dari hadits tentang menuntut ilmu yang diriwayatkan Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha'if Sunan Ibnu Majah no. 224. طَلَبُ اْلعِلْمْ فَرِثْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap individu muslim." Baca juga: 6 Fakta Quraish Shihab yang Dikunjungi Jokowi di Pesantrennya Dalam hadits tentang menuntut ilmu lainnya, Rasulullah SAW bersabda, تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ) Artinya, "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Tabrani)